Customize Android Like Iphone


Allo semua..

Waah,dah lama neh ane gak pernah posting di blog ndiri..mohon maaf bagi para pengunjung blog ane, klo ane kagak pernah update neh blog..Kali ini gw mau share mengenai gadget yg lagi trend akhir2 ini yaitu Android. Alhamdulillah setelah nabung hampir 8 bulan, ane dapet jg neh gadget Android. Yang ane punya adalah Samsung Galaxy Spica. Waktu pertama kali beli OS android ane masih 1.5. Tp skrg udah ane upgrade jadi Eclair 2.1.

Berikut adalah cuztomization dari Android ane :

  1. Firmware : i570EXXJD1
  2. Build Number : SamdroidMod 1.0.2
  3. Kernel : 2.6.29

Okeh langsung aja ane tampilin Screenshoot Android Ane yg udah ane customize :

Nah ntu dy cuplikan screenshot dari Android ane..gimana?? Mantab kan??

Kalo Android ente pingin jadi kayak android ane yg harus ente ngerti adalah :

  1. Upgrade Flashing Android
  2. Upgrade kernel Android
  3. Customize home
  4. Dan Berdoa biar gak masuk service center

Berikut adalah link yg mungkin dapat ente jadikan refrensi, silahkan aja nimbrung disitu :

http://forum.samdroid.net

Advertisements

HyperTerminal in My Linux


Allo bRow..

Kemaren gw mau mencoba mensetting perangkat yg ada ditempat gw,tp ternyata untuk setting itu makenya port COM yg kyak hyperterminal di windows. Nah gw kan pake Linux,trus setelah search di google nemu deh akhirnya program yg hampir sama kayak hyperterminal yaitu MiniCom. Langsung Ja deh gw tunjukin gmn instalasi n makenya..hehehe..

1. Kamu install dulu minicomnya :

sudo apt-get install minicom

2. Buka terminal kamu dan ketik : minicom -o -s

#minicom -o -s

3. Maka akan keluar seperti menu di bawah ini :

┌─────[configuration]──────┐
│ Filenames and paths              │
│ File transfer protocols            │
│ Serial port setup                    │
│ Modem and dialing               │
│ Screen and keyboard             │
│ Save setup as dfl                   │
│ Save setup as..                      │
│ Exit                                       │
│ Exit from Minicom                │
└──────────────────────────┘

4. Pilih Serial port setup untuk setup serial komputer kita dan keluar

┌─────────────────────────────────────────┐
│ A – Serial Device : /dev/ttyS0                                                │
│ B – Lockfile Location : /var/lock                                            │
│ C – Callin Program :                                                              │
│ D – Callout Program :                                                            │
│ E – Bps/Par/Bits : 9600 8N1                                                  │
│ F – Hardware Flow Control : Yes                                            │
│ G – Software Flow Control : No                                              │
│ Change which setting?                                                          │
└─────────────────────────────────────────┘

5. Pilih A untuk mengubah serial Device, Kebetulan gw menggunakan serial com1 atau com2 maka gunakan /dev/ttyS0 atau /dev/ttyS1, atau kalo untuk USB bisa menggunakan /dev/ttyusb0

6. Pilih E untuk memilih speed koneksi, biasanya 9600 & 8N1 di sub menu.

7. Setelah di enter, kembali kemenu konfigurasi pertama pilih save setup as df1.

Wokeh, untuk menu yg laen baca ndiri yak di manualnya minicom ato ketik man minicom di terminal kamu…:D

Okeh sekarang kita bisa gunakan dengan mengetikkan di terminal kmu seperti ini :

minicom -o

Kalo misalnya menjalankan berdasarkan nama Konsole, maka settingan tdi harus disimpan melalui menu save setup as kemudian kita beri nama misal router. Maka nanati di terminal kamu bisa ketik perintah seperti ini :

minicom -o router

Okeh Brow..gitu aja kayaknya sharing dari gw,semoga bermanfaat ya bro..hehehe..

Selamat mencoba…

TOP 5 Virus Indonesia : Juli 2009


Allo pren…

Saya cuma mau sekedar sharing aja coz dah lama gak ngeblog..hehe. Saya menemukan artikel yg menarik ketika saya Blogwalking, yaitu tentang virus komputer yg saya ambil dari www.virusindonesia.com. Disana terdapat list tentang Virus apa saja yg lagi ngetrend. Berikut adalah urutan dari yg paling top antara lain :

1. CONFICKER

conficker_av_string

Virus luar berteknologi canggih ini memang menyebar luar biasa. Bentuknya yang merupakan file DLL (Dynamic Link Library) membedakannya dengan kebanyakan virus lain yang berupa EXE. Kemampuan yang dimilikinya juga bisa disetarakan dengan rootkit. Serta, sifatnya ber-polymorphic membuatnya memiliki tubuh yang berubah-ubah. Pada komputer terinfeksi, user tidak akan dapat membuka situs yang “berbau” antivirius atau Microsoft update. Virus ini juga aktif menyebar di Indonesia dengan menggunakan media removable disk misalkan flash disk. Pada flash disk terinfeksi, Anda akan menemukan file autorun.inf dan direktori RECYCLER yang di dalamnya terdapat sub-direktori dengan nama misalkan S-5-3-42-2819952290-8240758988-879315005-3665, dan pada direktori inilah terdapat file virus Conficker dengan nama biasanya jwgkvsq.vmx yang sebenarnya adalah file DLL.

2. AUTOIT

autoitca

Hampir kebanyakan varian dari virus import berbasis script ini menggunakan icon mirip seperti folder. Virus ini memiliki kemampuan untuk melakukan auto update ke beberapa situs. Ia juga dapat memanfaatkan Yahoo! Messenger sebagai media perantara penyebarannya dengan mengirimkan pesan berisi link ke setiap contact person yang ada di Y!M korban.

3. SMANSA

smansa

Virus yang dibuat dengan VB ini bila dilihat pada Explorer dengan mode tampilan Details, ia akan nampak seperti aplikasi standar yang tanpa icon, namun apablia dilihat dengan mode Icons, ia akan nampak sebagai sebuah folder. Virus yang di-pack menggunakan UPX ini, saat menginfeksi akan menciptakan file dengan nama Paket.exe dan Autorun.inf di setiap root drive yang ia temukan. File tersebut diberi attribut hidden agar tidak terlihat dengan setingan standar Explorer. Selain itu, pada drive flash disk terinfeksi juga akan ditemukan sebuah file pesan dengan nama Kenang-kenangan.html yang berisi pesan dari si pembuat virus.

4. CUAKEP

cuakep2

Virus lokal yang satu ini menggunakan icon mirip file gambar. Ia dibuat menggunakan Visual Basic. Virus ini akan mencoba memblok program antivirus dan beberapa fitur Windows seperti Folder Options dan System Restore. Sangat mudah mengetahui kondisi komputer apakah terinfeksi virus ini apa tidak, cukup melihat System Properties, jika tampilannya seperti apa yang terlihat pada gambar di atas, besar kemungkinan komputer Anda telah terinfeksi.

5. MALINGSI

malingsi

Virus bertubuh gemuk dengan ukuran besar, contoh pada salah satu varian memiliki ukuran sekitar 689KB. Ia dibuat menggunakan Visual Basic yang di-pack menggunakan PECompact. Sepertinya virus ini ditujukan untuk menyerang virus lain, ini terlihat dari pesan yang ada di tubuhnya. Virus ini berkembang biak dan menyebar menggunakan perantara mIRC, yang bertindak sebagai Bot.

Nah, itulah virus-virus komputer yg lagi ngetrend saat ini. Sarankubiar gak kena atau gak terpengaruh virus diatas ya pake antivirus yg terus update,tp kalo gak mau ribet pake antivirus ya pakelah LINUX OPENCSOURCE..horee

Sumber : http://www.virusindonesia.com

WeBmiN InsTallaTion on FreeBSD 7


Allo guys..

Now I try to sharing with my experience about FreeBS server..Now I talking about Webmin..

Webmin is a Web-based administration interface for the system (System Administration) in Unix, including FreeBSD. Using a browser that supports tables and forms, we can set up user accounts, Apache, firewall, and so forth. Webmin consists of a simple web server and some CGI programs which directly update system files like /etc/inetd.conf.

Webmin requires PERL, so PERL then make sure that already installed on your machine..

I am using ports for install of Webmin on FreeBSD..Try this script :

#cd /usr/ports/sysutils/webmin/

#make install clean

Okee..please wait your installation and if you have finished, you can config the Webmin configuration like this :

Once installed the Webmin configuration now …. make sure that webmin is running at the time of booting. So edit file /etc/rc.conf and adding this script :

webmin_enable=”YES”

Save and close this file..Then we run the /usr/local/lib/webmin/setup.sh to setup the next configuration, type:

#/usr/local/lib/webmin/setup.sh

So Will appear :

***********************************************************************
*            Welcome to the Webmin setup script, version 1.420        *
***********************************************************************
Webmin is a web-based interface that allows Unix-like operating
systems and common Unix services to be easily administered.

Installing Webmin in /usr/local/lib/webmin ...

***********************************************************************
Webmin uses separate directories for configuration files and log files.
Unless you want to run multiple versions of Webmin at the same time
you can just accept the defaults.

Log file directory [/var/log/webmin]: [ Push Enter]

***********************************************************************
Webmin is written entirely in Perl. Please enter the full path to the
Perl 5 interpreter on your system.

Full path to perl (default /usr/bin/perl):  [Push Enter]

Testing Perl ...
Perl seems to be installed ok

***********************************************************************
Operating system name:    FreeBSD
Operating system version: 7.0

***********************************************************************
Webmin uses its own password protected web server to provide access
to the administration programs. The setup script needs to know :
 - What port to run the web server on. There must not be another
   web server already using this port.
 - The login name required to access the web server.
 - The password required to access the web server.
 - If the webserver should use SSL (if your system supports it).
 - Whether to start webmin at boot time.

Web server port (default 10000):  [push enter]
Login name (default admin):  [push enter]
Login password: [set your Password]
Password again:
Use SSL (y/n): y
***********************************************************************
Creating web server config files..
..done

Creating access control file..
..done

Creating start and stop scripts..
..done

Copying config files..
..done

Changing ownership and permissions ..
..done

Running postinstall scripts ..
..done

Okey..If your Installation is done,you can reboot your machine and you can check this installation through the web browser with set this url :

https://domain.com:10000/

or

https://your_ip_server:10000/

do not forget to remember to use https rather than http because webmin using SSL

during the first run webmin from a browser, you will receive a certificate message, accept and execute aja webmin.

Okey..You have finished the installation and it’s so simple allraight??!! hehe22

InStaLL BackTrack4 Beta in HarDisk..


Allo preenzz…

Waktu browsing-browsing di internet,gw tanpa sengaja membaca artikel tentang backtrack yg baru rilis yaitu Backtrack4.. Setelah aq baca2 ternyata Backtrack4 ini masih Beta belum Final.. Karena penasaran dengan distro ini akhirnya q mencoba install ke Hardisk gw n mulai ngulak-ngulik.. Setelah beberapa ngutak-atik,q merasa da yg aneh ma Backtrack4 ini,dan ternyata benar,yaitu BackTrack4 dah tidak lagi menjadi turunan dari Slax(Slackware) akan tetapi Mrupakan turunan dari Debian.. wah makin penasaran aja aq ma Backtrack4 ini…

Bagi yg penasaran ma BackTrack4  bisa langsung install n ngulik2..hehehe.. gw mau coba sharing neh gmn instalasi BackTrack4 ke hardisk,cz beda bgt ma linux kek biasanya yg telah terinstall di hardisk gw..

1. Berdoa dolo tentunya..hehehe..:))

2. Buat partisi buat BackTrack4

3. Kalo udah silahkan loe Booting CD Backtrack4Beta ke komputer dan login username/password:root/toor

4. Klo udah coba ketik “cfdisk” dan loe lihat apakah ada partisi linux,kalo belum silahkan dibuat. Misalkan kita buat partisi Linux di /dev/hda2 seperti yg ada di komputerku buat tempat Backtracknya.

5. Kalo udah ikutin perintah dibawah ini :

  • root@bt:~# mkreiserfs /dev/sda3
  • root@bt:~# mkdir /mnt/backtrack4
  • root@bt:~# mount /dev/sda3 /mnt/backtrack4/
  • root@bt:~# cp –preserve -R /{bin,dev,home,pentest,root,usr,boot,etc,lib,opt, sbin,var} /mnt/backtrack4/
  • root@bt:~# mkdir /mnt/backtrack4/{mnt,tmp,proc,sys}
  • root@bt:~# chmod 1777 /mnt/backtrack4/tmp/
  • root@bt:~# mount -t proc proc /mnt/backtrack4/proc
  • root@bt:~# mount -o bind /dev /mnt/backtrack4/dev/
  • root@bt:~# chroot /mnt/bt/ /bin/bash

6. Nah,Kalo udah sekarang loe seting lilonya biar bisa booting, seperti ini neh punya gw :

root@bt:~#nano /etc/lilo.conf

boot=/dev/hda
root=/dev/hda2

# bitmap=/boot/sarge.bmp
# bmp-colors=1,,0,2,,0
# bmp-table=120p,173p,1,15,17
# bmp-timer=254p,432p,1,0,0
# install=bmp

# delay=20

prompt
timeout=50

# map=/boot/map

vga=0x317

image=/boot/vmlinuz
label=”BackTrack4″
read-only
initrd=/boot/splash.initrd
append=quiet

#WINDOWS BOOT
other = /dev/sda1
label = Windows
table = /dev/sda

7. Apply Lilo dengan mengetikkan : lilo -v

Kalo udah loe simpen trus loe reboot deh komputer loe..dan rasakan WiFU Backtrack4…ngakak3

Nah,skarang gw tunjukkin Snapshotnya BackTrack4 di Komputer gw…Keren gak WiFU-nya?? :))

snapshot4

Source : http://wilsonsihombing.6te.net